Sabtu, 21 Maret 2015

Manfaat daun sirsak (bunuh kanker)

Hasil gambar untuk sirsak
Add caption
Bukan hanya buahnya saja yang enak, siapa sangka daun sirsak memberikan banyak manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Buah sirsak atau bahasa latinnya Annona Muricata L merupakan buah yang banyak kita jumpai dimana-mana. Buah yang sering dijadikan juice ini berpengaruh besar dalam menjaga kesehatan tubuh.
Daun sirsak dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Daun sirsak juga dapat membunuh sel-sel kanker lebih cepat dan aman. Ketimbang harus melakukan kemoterapi yang memiliki banyak efek samping dan mengeluarkan banyak biaya .
Tidak seperti buah lainnya, daun sirsak memberikan banyak nutrisi yang cenderung lebih maksimal untuk beberapa penyakit. Kandungan senyawa acetogenins (anti kanker) pada daun sirsak dapat menghambat pertumbuhan Adenosina Trifosfat yang merupakan sumber energi pertumbuhan sel kanker.
Penyakit lainnya juga dapat disembuhkan dengan daun sirsak antara lain kanker payudara, kanker usus, kanker ovarium, liver, paru-paru, prostat, pankreas, limpa, diabetes, hipertensi, reumatik, asma, cacingan serta gangguan pencernaan lainnya.
Berikut cara membuat ramuan herbal daun sirsak :
1. Ambil 10-15 lembar daun sirsak yang masih segar dan berwarna hijau tua, cuci hingga bersih
2. Siapkan 3 gelas air mineral
3. Masak daun sirsak hingga mendidih
4. Minum rebusan herbal daun sirsak 2 kali sehari.
Ramuan tersebut juga efektif mengobati sakit pinggang dan penyakit dalam lainnya. Mengobati penyakit berbahaya seperti kanker ternyata lebih mudah dengan ramuan herbal bukan, Nah untuk anda yang sehat tidak ada salahnya mengkonsumsi ramuan daun sirsak setiap hari. (Ism)

(sumber: dream)

Cara mengeluarkan racun dari tubuh setiap hari

Ada yang mengatakan bahwa detoksifikasi seharusnya dilakukan dalam jangka waktu tiga-empat hari, atau seminggu untuk membersihkan seluruh racun di tubuh. Namun, bertentangan dengan itu, kebanyakan dokter dan ahli kesehatan mengatakan bahwa detoksifikasi adalah sebuah proses berkelanjutan yang diperlukan tubuh secara teratur.
Bahkan, sangat penting untuk melakukan beberapa hal kecil setiap hari untuk menghindari tumpukan racun dalam tubuh. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan racun dari tubuh setiap hari.
1. Beralih ke makanan organik
Salah satu cara termudah untuk melakukan detoksifikasi harian adalah dengan beralih ke makanan organik. Makanan ini tidak mengandung banyak bahan kimia dan pengawet.
2. Minum air yang banyak!
Banyak orang meremehkan kekuatan air. Namun, sudah saatnya Anda menyadari bahwa minum banyak air dan tetap terhidrasi sepanjang waktu sangat penting untuk menghilangkan racun dari tubuh Anda secara teratur. Kurang air tidak hanya menyebabkan dehidrasi, tetapi juga mendorong penumpukan racun berbahaya di tubuh.
3. Tidur yang cukup
Tubuh kita membutuhkan istirahat yang cukup setiap malam untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini penting, karena siklus tidur nyenyak yang terjadi sekitar tengah malam sangat penting untuk membantu BAB dan buang air kecil di pagi hari.
4. Hindari terlalu sering memakai makeup
Percaya atau tidak, kosmetik yang Anda gunakan mengandung sejumlah besar bahan kimia yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kuli. Meskipun hal ini tidak terlalu berbahaya, sangat dianjurkan untuk terlalu sering memakai makeup.
5. Olahraga
Berjalan ke kantor dan naik tangga bisa menjadi olahraga ringan yang Anda pilih, jika Anda tidak memiliki waktu untuk itu. Lakukan kegiatan apa pun yang bisa membuat tubuh Anda aktif setiap hari. Berjalan-jalan di taman, atau mengajak hewan peliharaan jalan-jalan bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda.
6. Contrast Hydrotherapy
Ini adalah praktik mengekspos tubuh dengan suhu panas dan dingin secara bergantian. Jadi, setelah 3-4 menit mandi air hangat, beralihlah ke mandi air dingin selama 1-2 menit, dan kemudian kembali ke air hangat lagi. Begitu terus, terakhir siram tubuh dengan air dingin. Praktik ini akan melebarkan pembuluh, sehingga dapat memompa keluar racun dengan mudah, dan juga meningkatkan kekebalan tubuh.
Inilah enam hal yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan racun dari tubuh setiap hari.

(sumber: mardeka.com)

Bahaya Rokok Elektrik

Hasil gambar untuk rokok elektrik
Add caption
Otoritas kesehatan California memperingatkan bahaya dari rokok elektrik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran publik seputar keamanan dari vaping, istilah lain untuk menghisap rokok elektrik.


Buat anda yang merokok sebaiknya jangan gunakan rokok ini.
pilih lah rokok yang berkualitas baik.
Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat California, Ron Chapman mengatakan melakukan vaping sama saja dengan mengundang 10 jenis zat penyebab kanker.
Chapman telah membuat laporan yang menyimpulkan bahwa rokok elektrik adalah ancaman kesehatan bagi masyarakat.
Bagi para remaja yang menggunakan rokok elektrik menghadapi risiko merusak perkembangan otak mereka.
"Rokok elektrik tetap mengandung nikotin dan bahan kimia berbahaya lainnya. Nikotin di dalam rokok elektrik tetap menimbulkan kecanduan seperti pada rokok konvensional," kata Chapman.
Chapman menambahkan ada banyak informasi yang salah tentang rokok elektrik. Itu sebabnya Chapman menyarankan masyarakat untuk menghindari penggunaan rokok elektrik dan menjauhkannya dari anak-anak segala usia.
Peringatan tersebut disampaikan setelah peneliti lainnya menemukan bahwa uap dari rokok elektrik mengandung senyawa kimia Formaldehida. Senyawa ini dikenal sebagai agen kanker yang mematikan.
Pekan kemarin, New England Journal of Medicine menerbitkan penelitian mereka yang mengklaim bahwa vaping lebih berbahaya daripada merokok.
Penelitian itu menemukan bahwa menghisap 10 kali rokok elektrik akan membombardir penggunanya 2,5 kali lebih banyak Formaldehida daripada menghabiskan satu pak rokok konvensional.
Disebutkan juga rokok elektrik bisa menimbulkan kebakaran seperti rokok konvensional dan dianggap tidak efektif dalam membantu orang berhenti merokok.
Badan Kesehatan Dunia WHO telah melarang penggunaan rokok elektrik di ruangan tertutup karena menimbulkan risiko bagi anak-anak dan janin.
(Sumber: Daily Mail)